Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Makanan Diet Untuk Fitness yang Bisa Diterapkan Setelah Latihan

Olahraga secara rutin bukan perkara mudah untuk dilakukan, terutama bagi para wanita atau pria karier dengan sedikit waktu luang. Namun olahraga dan konsumsi makanan diet untuk fitness akan tetap menjadi hal penting untuk dilakukan, demi menjaga tubuh tetap ideal & terhindar dari penyakit.

Oleh sebab itu, kamu bisa memanfaatkan waktu luang yang dimiliki untuk berolahraga saat sudah tersedia waktu luang di tengah kesibukan. Usahakan untuk melakukan kombinasi makanan sehat dan  olahraga secara efektif dengan membakar lemak dan menggantinya dengan otot tubuh.

Daftar Makanan Diet Untuk Fitness dan Alasan Pentingnya Konsumsi Makanan Setelah Latihan

a. 5 Makanan Diet Fitness yang Baik

Kamu disarankan untuk mengkonsumsi makanan sehat setelah melakukan aktivitas olahraga ketika berupaya untuk menurunkan berat badan. Adapun beberapa makanan yang direkomendasikan berdasarkan jenis nutrisinya yang baik dikonsumsi setelah latihan di antaranya sebagai berikut ini.

1. Karbohidrat 

Kamu disarankan mengkonsumsi karbohidrat kurang lebih sebanyak 1,1 gram hingga 1,5 gram/ kg berat badan dalam waktu 30 menit setelah melakukan olahraga. Hal itu berfungsi sebagai stimulasi pembentukan ulang glikogen otot yang telah terpecah.

Selain itu, dengan konsumsi karbohidrat setelah olahraga ternyata juga akan membantu meningkatkan pembentukan protein. Karbohidrat yang disarankan yaitu sesuatu dengan indeks glikemiks tinggi (mudah diserap dan dicerna tubuh), contohnya seperti sukrosa dan glukosa.

Sedangkan fruktosa harus kamu hindari ketika sedang diet. Adapun beberapa contoh karbohidrat yang direkomendasikan misalnya seperti:

- Nasi (53 gram karbohidrat per 1 mangkok kecil)

- Pasta (43 gram karbohidrat per 1 mangkok kecil)

- Kentang (37 gram karbohidrat per 1 mangkok kecil)

- Oatmeal (34 gram karbohidrat per 1 mangkok kecil)

- Ubi manis (24 gram karbohidrat per 1 buah berukuran sedang)

2. Lemak

Lemak bisa memperlambat penyerapan makanan, namun tidak akan mengurangi manfaat yang dimiliki. Oleh sebab itu, kamu sebaiknya menghindari mengkonsumsi makanan berlemak setelah olahraga. Namun apabila sulit dilakukan, pembentukan ulang glikogen masih tetap berlangsung.

Contoh lemak yang sehat dan aman untuk dikonsumsi setelah melakukan olahraga misalnya seperti:

- Kacang-kacangan

- Alpukat

3. Protein

Protein sangat berkontribusi dalam membuat tubuh mampu melaksanakan olahraga lebih lama. sehingga setelah melakukan aktivitas tersebut kamu perlu mengkonsumsi protein untuk mempersiapkan tubuh melakukan aktivitas lainnya.

Beberapa penelitian bahkan juga menyatakan bahwa seseorang yang rutin berolahraga dengan intensitas berat, khususnya bagi para atlet apabila tidak diimbangi makanan sehat dan tepat bisa menurunkan sistem imun pada tubuh.

Sehingga untuk mencegah hal itu terjadi, kamu perlu mengkonsumsi protein. Hal itu karena protein sangat berperan baik dalam meningkatkan kekebalan tubuh. Kamu disarankan mengkonsumsi jumlah protein setelah melakukan olahraga rata-rata sebesar 1 gram/ kg dari berat badan.

Maka semakin tinggi intensitas olah raga yang dikerjakan, semakin besar juga  keperluan protein untuk tubuh yaitu bisa mencapai 1,4 gram hingga 2 gram/ kg berat badan bagi para atlet. Usahakan untuk mengkonsumsi kombinasi karbohidrat dan protein dengan perbandingan 3 : 1.

Contohnya yaitu 150 gram karbohidrat dan 40 gram protein. Berikut beberapa protein yang direkomendasikan misalnya seperti:

- Susu memiliki 8 gram protein/ 250 mL

- Telur mempunyai 13 gram protein/ 100 gram

- Keju memiliki 14 gram/ 4 ons

- Daging ayam terdapat 31 gram protein per 100 gram

- Daging merah mempunyai 25 gram hingga 40 gram/ 100 gram

4. Vitamin

Kamu terkadang bisa mengalami nyeri otot atau cedera jika olahraga yang dilakukan terlalu berat atau tanpa instruksi yang benar. Sehingga untuk mengatasi masalah tersebut, kamu dapat mengkonsumsi antioksidan seperti vitamin E dan C, karena cukup mudah ditemukan pada sayur dan buah.

Kamu bisa mendapat asupan vitamin melalui:

- Buah sitrus seperti lemon dan jeruk

- Anek sayuran seperti brokoli, tomat, selada, bayam, tauge, timun, paprika merah, dan sebagainya

5. Air

Walaupun air tidak termasuk ke dalam jenis makanan, konsumsi air ini tidak boleh dilupakan setelah melakukan olahraga. Hal itu karena tubuh kamu sedang dalam kondisi dehidrasi setelah berolahraga, sehingga perlu menggantinya kekurangan garam dan air setelah keluar melalui keringat.

Kamu tetap disarankan minum air putih setelah olahraga, meskipun tidak memiliki kandungan garam di dalamnya. Kamu dapat meminumnya dengan jumlah hingga 1,5 L untuk setiap kilogram berat badan yang telah hilang saat berolahraga.

Kamu dapat memperoleh garam melalui makanan yang dimakan setelah selesai olahraga sesuai dengan saran makanan diet untuk fitness. Kamu disarankan mengkonsumsi minuman dengan kandungan glukosa (soft drink) dan elektrolit selama olahraga.

Hal itu perlu dilakukan setiap 15 menit hingga 20 menit pada olahraga intensitas berat yang setara dengan para atlet, tujuannya adalah untuk menjaga ketersediaan energi tetap cukup bagi tubuh.

b. Kenapa Mengkonsumsi Makanan Setelah Latihan Penting?

- Kamu perlu mengetahui apa yang terjadi di dalam tubuh setelah melakukan aktivitas olahraga. Tubuh kamu membutuhkan energi saat berolahraga, baik anaerobik maupun aerobik. Sumber utama ketika awal melakukan olahraga yaitu karbohidrat berbentuk glukosa yang beredar pada darah.

Setelah glukosa dalam darah habis, maka tubuh akan memecah glikogen yaitu cadangan energi berupa energi cadangan berupa simpanan glukosa yang ada di dalam otot dan hati, akan diubah menjadi suatu sumber energi bagi tubuh.

Pada olahraga aerobik yang dilaksanakan dalam waktu lama sekitar lebih dari > 60 menit hingga 90 menit, misalnya seperti berenang, jogging, menari, hiking, dan tinju. Pemecahan glikogen saja tidak akan cukup untuk tetap memenuhi kebutuhan energi.

Sehingga lemak dan protein pun akan dipecah serta diubah menjadi glukosa untuk tetap menyediakan energi cukup bagi tubuh. Kemudian metabolisme tubuh yang kompleks, dalam prosesnya mampu menghasilkan panas di dalam tubuh dan dikeluarkan dalam bentuk keringat. 

Hal itu perlu dilakukan agar suhu tubuh tidak terlalu tinggi. Keringat yang keluar pun terdiri dari elektrolit seperti garam dan air. Kemudian adanya proses itu, tubuh kamu bisa bertahan ketika melakukan aktivitas olahraga dalam jangka waktu lama.

- Kamu juga tetap bisa menjaga program diet dengan cara lainnya. Alasan lain di balik pentingnya mengkonsumsi makanan setelah olahraga adalah agar tubuh tetap bisa mendapatkan energi setelah pembakaran kalori melalui aktivitas fisik tersebut.

Jika Anda ingin cara mudah tentang mengatur makanan diet fitness, maka dapat mencoba bantuan dari fitness diet app. Kamu bisa mengukur makanan yang hendak dikonsumsi dan hal lainnya untuk membantu program diet yang dijalankan.

Hitung kalori dan hal lainnya akan lebih mudah menggunakan Aplikasi yang dirancang khusus bagi para pejuang diet untuk fitness satu ini. Diet pun juga akan menjadi lebih mudah dan bisa terukur secara tepat dan sesuai anjuran jumlah yang disarankan pada makanan diet untuk fitness.

Kamu perlu memanfaatkan waktu secara efektif untuk melakukan aktivitas olahraga fisik. Bahkan apabila ada waktu luang untuk melaksanakan fitness, jangan lupa untuk mendukung program diet yang tengah dijalankan dengan mengkonsumsi makanan diet untuk fitness.

Baca Juga : Diet dengan Fitness : 11 Kesalahan yang Sering Dilakukan




Posting Komentar untuk "Makanan Diet Untuk Fitness yang Bisa Diterapkan Setelah Latihan"