Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Diet dengan Fitness : 11 Kesalahan yang Sering Dilakukan

Olah raga adalah salah satu kegiatan fisik yang sering dijadikan pilihan untuk menurunkan berat badan / diet. Selain olah raga, nutrisi cukup juga dibutuhkan untuk menunjang program diet tersebut agar berhasil. Sayangnya, masih banyak orang melakukan kesalahan dalam diet dengan fitness.

Sehingga tidak jarang  program diet yang sedang kamu jalankan menjadi tidak maksimal. Hal itu membuat kamu harus memahami terlebih dahulu mengenai diet yang benar, agar usaha yang tengah dilakukan tidak sia-sia.

11 Hal yang Salah Selama Menjalankan Diet dengan Fitness

1. Ingin Berat Badan Cepat Turun

Ada banyak orang yang tidak sabar dalam menurunkan berat badan melalui cara diet. Hal itu karena mereka terkadang memilih memakai cara instan dengan mengkonsumsi obat-obatan diet. Bahkan ada juga orang berupaya melakukan sedot lemak, supaya tumpukan lemak dalam tubuh cepat terkikis.

Padahal cara instan tersebut sangat tidak disarankan, mengingat bahwa selama metabolisme tubuh masih belum berada di jalur benar, maka berbagai metode tidak akan memberi hasil yang optimal. Sehingga kamu perlu memperbaiki metabolisme terlebih dahulu, dengan cara menjaga pola makan &  berolahraga.

2. Beropini Lemak Tubuh juga Ikut Turun Apabila Berat Badan Turun

Latihan kardio sendiri dijadikan pilihan untuk menghilangkan lemak yang ada di dalam tubuh. Kamu akan merasakan manfaat berupa tubuh lebih bugar dan kuat setelah berlatih kardio. Bisa jadi berat badan kamu masih tetap sama, atau bertambah dikarenakan massa otot bertambah.

Kamu bisa meningkatkan latihan untuk tujuan manfaat kesehatan, kemudian berat badan ideal akan didapatkan dengan sendirinya saat kamu mengimbanginya dengan makanan sehat untuk fitness.

3. Memotong Kalori yang Masuk Secara Drastis

Salah satu kesalahan lain yang kerap dilakukan banyak orang yaitu tidak menghitung kalori yang masuk dengan benar dan memotong kalori secara besar-besaran. Hal itu sebenarnya akan menghasilkan tubuh kekurangan asupan nutrisi seimbang, kemudian bisa jatuh sakit.

Padahal diet yang sehat yaitu tetap memenuhi kebutuhan makan dalam porsi kecil namun sering, dapat dilakukan 5 hingga 6 kali. Kamu bisa minum jus buah segar supaya perut kenyang lebih lama. selain itu, lakukankanlah latihan fisik supaya lemak dan kalori cepat terbakar.

Kamu perlu memahami bahwa diet sehat dan latihan kebugaran tidak hanya untuk jangka pendek saja, tetapi untuk kesehatan seumur hidup.

4. Melakukan Latihan Menggunakan Elipticall

Penelitian menunjukkan bahwa hasil latihan dengan elliptical machine tidak lebih baik daripada memakai treaadmill, sekalipun keduanya mempunyai fungsi sama berupa meningkatkan detak jantung dan membakar kalori tubuh.

Mengapa hal itu bisa terjadi? Gerakan pada elliptical machine sangat bergantung momentum gerakan, sehingga latihan yang dilakukan kurang memiliki beban latihan. Dengan kekurangan beban latihan itu, latihan pun akan kurang efektif dalam menurutkan berat badan jika dibandingkan treadmill.

5. Cukup Hanya dengan Latihan Sit Up Saja

Banyak di antara kamu yang melakukan latihan sit up untuk tujuan menghilangkan keberadaan timbunan lemak di daerah perut. Padahal latihan dengan tujuan menghilangkan lemak di daerah tertentu bisa dikatakan kurang efektif.

Kamu pun tidak bisa mengurangi lemak di satu titik saja sesuai keinginan. latihan kardion menjadi metode latihan efektif untuk pembakaran lemak secara optimal. Kamu dapat meningkatkan rutinitas latihan kardio serta membiarkan tubuh menentukan sendiri di sebelah mana lemak berkurang.

6. Kamu Susah Untuk Diajak Pergi ke Tempat Gym

Salah satu kekhawatiran bagi yang ingin menurunkan berat badan terutama kaum perempuan yaitu massa otot bertambah. Memang benar jika massa otot bertambah dengan rajin melakukan latihan beban.

Tapi terdapat beberapa latihan tertentu berfungsi untuk menambah massa otot ke batas normal, misalna seperti pada metode heavy resistance and volume. Maka dengan meningkatkan latihan kardio dan berlatih beban, kamu pun akan memperoleh bentuk tubuh ideal.

Hal itu karena sesuai dengan prinsip pembakaran pada lemak tubuh, semakin banyak otot di tubuh, maka akan semakin tinggi juga tingkat pembakaran lemak ketika diet dengan fitness. 

7. Melewatkan Sarapan di Pagi Hari

Kamu bisa menurunkan berat badan dengan melakukan sarapan bernutrisi seimbang, seperti ada protein, karbohidrat, dan lemak sehat seperti pada yogurt / seral gandum daripada tidak melakukan sarapan. Rasa lapar yang datang akan lebih besar apabila tidak sarapan.

Sehingga hal itu akan mendorong kamu untuk mengambil porsi makan di piring yang lebih besar juga, tentunya akan menjadi kurang baik baik program diet fitness seperti tengah kamu jalankan. Jadi apabila kamu foks diet, sebaiknya tidak pernah melewatkan waktu sarapan saat pagi hari.

8. Mengkonsumsi Salad Untuk Program Diet

Kamu perlu menghindari membuat salah dengan memasukkan berbagai makanan berkalori tinggi dan berlemak ketika sedang membuatnya. Kamu pun dapat membuat salad penuh makanan padat bernutrisi serta rendah kalori, misalnya seperti bayam, tomat, brokoli, dan protein dari kacang.

Tambahkan juga keju rendah lemak untuk mendapatkan tekstur dan rasa yang lebih nikmat, supaya asupan makanan tetap bernutsi dan menyehatkan.

9. Melakukan Diet Namun Berat Badan Tetap Bertambah

Sebagian besar wanita merasa cemas dan mengeluh karena berat badannya bertambah mulai 1 kg hingga 2 kg dalam satu hari. Kamu tidak perlu merasa khawatir akan hal itu, karena masil terbilang wajar.

Misalnya ketika menimbang berat badan di pagi hari saat perut kosong dan malam hari setelah perut seharian terisi air dan makanan, maka pastinya akan terjadi penambahan berat badan. Perbedaan berat badan yang cepat tersebut pun tida ada kaitannya dengan berat badan secara permanen.

Namun hanya lebih kepada minuman dan makanan yang baru saja kamu makan. Oleh karena otu, lebih baik kamu melakukan penimbangan berat badan dalam seminggu sekali saja.

10. Mengkonsumsi Suatu Produk Rendah Lemak

Kamu perlu memahami bahwa terdapat produk makanan yang bertuliskan rendah lemak, namun bukan berarti Produk tersebut kandungan kalorinya rendah. Contohnya seperti apabila satu sajian makanan tertentu berisi kebutuhan lemak harian sebesar 60%, maka sebaiknya kurangi hingga 30% saja.

Bagaimana pun juga kandungan lemak sebesar 30% masih terlalu besar bagi tubuh kamu ketika sedang melakukan diet dengan fitness.

11. Menghindari Makanan Berkabohidrat

Karbohidrat sendiri adalah unsur utama untuk memproduksi suatu energi pada tubuh. Zat tersebut bisa sering kamu temukan pada sayuran, buah-buahan, produk olahan susu, dan pasta roti.

Banyak orang beranggapan bahwa menghindari makanan berkarbohidrat selama proses diet bisa mengurangi berat badan dengan seketika. Padahal, minim asupan karbohidrat justru akan mempengaruhi produksi energi sehingga tubuh akan terasa mudah lelah dan menjadi lemas.

Kesalahan lainnya selain yang disebutkan di atas adalan tidak minum air mineral saat sedang melakukan olah raga. Padahal aktivitas tersebut dan sejenisnya cenderung mengeluarkan tenaga cukup besar ketika diet dengan fitness. Sehingga tubuh butuh air agar tetap terhidrasi & menjaga stamina.

Baca Juga : Tips Diet Fitness Terbaik Melalui Olahraga Dan Pemilihan Makanan Yang Tepat



Posting Komentar untuk "Diet dengan Fitness : 11 Kesalahan yang Sering Dilakukan"