Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Manfaat Fitnes untuk Remaja dengan Segala Mitosnya

Banyak mitos bertebaran di kalangan masyarakat tentang bahaya fitnes bagi pemuda yang sedang berada di fase pertumbuhan. Kabarnya, fitnes akan menghambat pertumbuhan pemuda-pemuda. Namun andai kamu mau menelisik, sebenarnya manfaat fitnes untuk remaja itu banyak.

Bahkan lebih banyak dari mitosnya. Fitnes memang berbahaya bagi pertumbuhan anak Remaja apabila dilakukan dengan salah dan tanpa memperhatikan anjuran dari pelatih. Semua memiliki trik dan caranya tersendiri. Bila melakukan tanpa mengetahui dasarnya, maka cidera akan menghampirinya.

Mitos Fitnes bagi Anak Remaja

Kekhawatiran yang berlebih terus saja menyelimuti para orang tua ketika anak-anaknya mempunyai keinginan fitnes di tempat Gym. Berbagai larangan terus-menerus digencarkan hingga menimbulkan ketakutan yang berlebih pada si anak.

Justru tanpa disadari, malah hal itulah yang menghambat pertumbuhan anak. Psikis yang terganggu akan mengakibatkan anak memiliki ketraumaan atau menderita stress berat. Tentu saja jika mengalami hal itu, otomatis pertumbuhan anak terganggu.

Anak jadi kurang semangat bergerak dan menjalani hidup. Lebih parahnya lagi, anak tidak mau makan dan asupan gizi dari luar juga berkurang. Masalah sepele yang berdampak besar pada kehdupan ini lah yang perlu digaris bawahi oleh orang tua.

Memberikan kasih sayang sebenarnya bukan dengan hanya memasakan kehendak diri sendiri. Anak juga perlu kebebasan dalam lingkup pengawasan.  Maka untuk itu mempelajari pengetahuan penting bukan buat anak saja tetapi juga orang tua.

Pelat epifis atau pelat pertumbuhan sering kali dipermasalahkan apabila sedang membicarakan perihal mitos ini. Perdebatan seputar itu terus ditebarkan. Mengerikannya lagi, perdebatan itu tanpa dasar yang kuat.

Memang sih pelat ini rentan cidera sehingga orang tua takut ketika anak-anak remaja mengangkat beban yang begitu berat. Namun fitnes dan mengangkat beban berat tidak mempengerahui sama sekali pelat tersebut. Jadi semua itu hanyalah mitos belaka.

Dalam penelitiannya, Journal Of Clinical Medicine Reserch membuktikan bahwa angkat beban malah memiliki dampak yang bagus bagi perkembangan dan pertumbuhan pelat tersebut. Penelitian tersebut sangat jelas menjadi dasar jika anak remaja boleh fitnes.

Manfaat Fitnes untuk remaja

Masih banyak manfaat fitnes untuk remaja selain membantu pertumbuhan pelat epifis. Tidak menutup kemungkinan anak sudah memiliki tubuh atletis dan ideal sejak mereka remaja.

Maka dari itu untuk mengawali pola hidup sehat, dengan membiasakan latihan olah raga setiap hari merupakan langkah yang tepat. Berikut ini beberapa manfaat fitnes yang bisa kamu jadikan pemicu atau motivasi dalam berolah raga:

1. Meningkatkan Kekuatan Otot dan Tulang

Tulang dan otot memiliki standar untuk kekuatannya. Namun kekuatan itu akan melemah apabila didiamkan terus-menerus. Untuk mencegah itu maka diperlukan latihan atau olah raga. Apalagi hal ini bersangkutan dengan anak muda.

Kekuatan anak muda seharusnya dilatih sejak dini. Namun dengan adanya beberapa mitos, anak muda menjadi memiliki kekuatan yang biasa-biasa saja. Padahal andai mau dilatih, maka kekuatan otot dan tulangnya akan meningkat jauh lebih kuat dari biasanya.

Pengaruh gadget sekarang juga membuat anak-anak muda sulit sekali lepas dari ketergantungan akan gadget. Sehingga tubuh mereka jarang sekali digunakan untuk bergerak. Mereka memilih lebih asyik rebahan atau duduk bermain game ketimbang berolah raga.

Pola inilah yang harus diubah. Sebagai orang tua yang baik, masa depan anak adalah hal terpenting. Ajarkan perlahan atau biasakan pelan demi pelan berolah raga atau fitnes setiap harinya. Agar otot dan tulang mereka tidak lemas.

2. Menguatkan Daya Tahan Fisik

Tubuh yang jarang sekali digerakkan akan menurunkan ketahanan daya fisik. Penyakit-penyakit yang sudah mengintai sejak lama akan menyerang tubuh dengan begitu cepat ketika daya tahan tubuh menurun.

Hindari hal-hal yang akan menurunkan daya tahan fisik karena hal itu merupakan pintu gerbang awal terjangkitnya penyakit. Usahakan setiap hari melakukan fitness atau berolah raga apalagi bagi kamu anak muda untuk menguatkan daya tahan fisikmu sendiri.

Boleh bermain game atau berselancar di dunia maya, tetapi kamu juga perlu memperhatikan kesehatanmu.

3. Menghindarkan dari Cidera Ligamen dan Tendon

Berbagai macam fator yang mengakibatkan terjadinya cidera pada ligamen dan tendon. Bergerak dengan begitu cepat lalu mendadak berhenti dapat mengakibatkan cidera tersebut. Selain itu juga karena pola olah raga dan menggerakkan tubuh yang tidak teratur.

Ketika tubuh jarang digerakkan dan di suatu keadaan, tiba-tiba memaksakan tubuh agar bisa bergerak dengan lebih banyak dan cepat akan mengakibatkan ligamen tubuh mengalami cidera. 

Biasakan untuk menggerakkan tubuh dan berolah raga sehingga cidera ligamen da tendon tidak pernah dirasakan seumur hidup. 

Jangankan jarang gerak, kadang orang yang suka gerak pun sering mengalaminya karena kurangnya berhati-hati dalam melakukan sesuatu.

4. Meningkatkan Perfoma Kinerja Saraf dan Otot

Tidak menutup kemungkinan kamu yang masih muda sering merasakan nyeri otot atau sering lupa layaknya orang tua. Karena apa? Tubuhmu jarang sekali kamu gunakan untuk berolah raga. 

Pola hidup yang kurang sehat mengakibatkan gangguan yang seharusnya dialami oleh para orang tua juga kamu rasakan. Untuk itu, dengan fitnes dan berolah raga secara teratur merupakan cara mencegah dari hal-hal tersebut.

Selain itu, manfaat fitness untuk jerawat juga ada lo. Kepandaian yang didapat juga seringkali bersumber dari seringnya seseorang berolah raga. Karena dengan berolah raga atau fitness, sistem kerja otak dan saraf-sarafnya akan berfungsi dua kali lipat lebih baik.

Manfaat fitnes untuk remaja ini sebaiknya kamu gunakan sebagai landasan dan semangat dalam berolah raga. Jadi jangan takut dan ragu lagi. 

Baca Juga : Manfaat Fitness Rutin Bagi Kesehatan Di Tengah Pandemi


Posting Komentar untuk "Manfaat Fitnes untuk Remaja dengan Segala Mitosnya"