Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Sepeda Statis untuk Orang Tua Ini Tidak Tipu-Tipu

Tidak adil rasanya apabila olahraga hanya dilakukan untuk kaum muda saja. Orang tua juga menginginkan hal sama. Biasanya mereka memilih sepeda statis untuk alternatif fitness. Sepeda statis untuk orang tua dan sepeda statis untuk pemuda itu juga memiliki perbedaan, lho. 

Makanya ketika ingin membeli atau membelikan, kamu harus cermat karena tidak semua sepeda statis bisa digunakan orang tua. Ada sepeda statis khusus yang diciptakan untuk orang tua. Apalagi orang tua yang sudah mengalami kekeroposan tulang atau penyakit tua lainnya, maka alatnya dikhususkan.

Sepeda Statis untuk Orang Tua yang Recommended

Untuk membantumu dan membimbingmu ke jalan yang benar dalam rangka membeli sepeda statis untuk orang tua, ada beberapa sepeda statis yang paling recomended dan tidak akan membuatmu mengenal apa itu kata kecewa. 

Sepeda ini juga bisa bersahabat dengan orang tua dan yang paling pokok adalah kantongmu. Selain murah, Sepeda statis untuk orang tua ini juga praktis dapat ditempatkan di mana pun sehingga tidak memenuhi rumahmu. Nah, berikut jenisnya:

1. Total fitness TL-8215

Sepeda statis ini memang sengaja dirancang untuk orang tua. Karena dilengkapi dengan beberapa fitur yang akan membuat nyaman para orang tua untuk mengayuh sepeda statis ini. Apa kamu tega membiarkan orang tuamu bersepeda dengan sepeda yang tidak aman?

Fitur pertama yang melengkapi alat ini adalah monitor yang memberikan informasi perihal detak jantung, waktu, kalori, kecepatan, hingga denyut jantung dan nadi pun juga dapat diketahui pada monitor itu.

Selain itu, ketinggian tempat duduk sepeda statis untuk orang tua ini dapat diatur sedemikian nyamannya. Sehingga tulang belakang orang tua tidak merasakan pegal-pegal atau sakit. Nah, spesialnya mesin ini adalah adanya belt pada sistem kayuhannya. 

Belt ini berguna untuk menjaga kecepatan kayuhan dan memberikan kenyamanan pada pemakai ketika mengayuh sepeda itu. Jadi, kamu dapat mengontrol berapa lama orang tuamu atau kamu sendiri menyauh sepeda itu, sehingga tidak membahayakan kesehatannya sendiri.

2. T-Cycle Sepeda Statis Terapi

Dari nama saja kamu bakalan mengerti kalau sepeda ini memang diciptakan khusus untuk penderita stroke. Ini juga menjadi alat fisioterapi bagi mereka yang menderita stroke, lumpuh, dan penyakit lainnya.

Sepeda statis untuk orang tua ini dapat digunakan untuk menyembuhkan tulang-tulang kaki dengan menggerakkan kaki setiap hari. Kaki yang telah terlatih tidak akan mudah mengalami rasa sakit itu. Terkadang penyakit itu datang bukan karena faktor lain, tetapi karena kebiasaan orang itu sendiri.

Rawan penyakit apabila tubuh jarang sekali digunakan atau digerakkan. Tubuh akan terasa kaku dan lemak-lemak tubuh akan semakin mengganggu kehidupan. Alat ini dirancang dengan begitu sederhana agar pemakai tidak kesulitan.

Terlalu tinggi alat sepeda ini juga akan menyulitkan para pemakai, maka didesain sebaik mungkin dan sesederhana mungkin agar pemakai tidak kesulitan.

3. Divo Recumber MRB-5030

Sedangkan sepeda statis untuk orang tua ini didesain untuk orang tua yang menderita penyakit tulang punggung, seperti osteoporosis, scollosism dan penyakit lainnya. Desain dari alat ini juga cukup bagus. 

Pasalnya, pemakai akan sangat dimanjakan oleh alat ini. Tidak hanya penyakit tulang ternyata, bahkan kaki pun juga dilatih untuk selalu gerak dengan desain yang tidak kalah jauh dari alat lainnya. 

Untuk harga, setiap toko membanderol beda-beda. Namun, perlu adanya perkiraan agar kamu tidak tertipu nantinya. Alat ini dibanderol sekitar Rp 2,2 juta sampai Rp 3,5 jutaan.

Itulah sepeda statis untuk orang tua yang paling recommended. Selain harganya murah, jenis sepeda ini memang memiliki kualitas. Ingat ini hanyalah saran ya bukan wajib dibeli. Tapi kalau kamu belum memiliki uang, datang saja ke tempat fitness dengan mengikuti tips memilih tempat fitness.

Baca Juga : Gerakan Olahraga Dengan Barbel Untuk Otot Lengan yang Kuat




Posting Komentar untuk "Sepeda Statis untuk Orang Tua Ini Tidak Tipu-Tipu"