Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Menaikkan Berat Badan Ibu Hamil

Sebagian besar ibu hamil mengalami kenaikan berat badan seiring perkembangan usia kandungannya. Namun pada beberapa orang hal ini tidak berlaku. Justru ada ibu hamil yang mengalami penurunan berat badan. Jika mengalaminya, Anda perlu mengetahui cara menaikkan berat badan ketika hamil.

Baik kenaikan berat badan maupun penurunan berat badan jika terjadi secara berlebih pastilah tidak baik. Kelebihan berat badan bisa mengakibatkan obesitas dan mencetuskan beberapa komplikasi. Sedangkan berat badan yang kurang juga dapat menghambat pertumbuhan Janin selama dalam kandungan.

Cara Menaikkan Berat Badan

Selama kehamilan, kondisi ibu dan janin menjadi perhatian utama. Apabila Anda ingin menaikkan berat badan ketika masa kehamilan, perlu untuk memperhatikan indeks massa tubuh agar tidak terjadi kenaikan yang berlebihan. Berikut adalah tips kenaikan berat badan pada masa kehamilan.

1. Asupan Gizi Seimbang

Kondisi ibu hamil tentunya sangat berbeda dengan kondisi ketika tidak hamil. Asupan gizi seimbang sangat diperlukan demi kebutuhan makronutrien dan mikronutrien terpenuhi. Karbohidrat adalah sumber makronutrien yang penting untuk pertumbuhan otak janin.

Sedangkan untuk mikronutrien bisa Anda dapatkan dari makanan yang mengandung zat besi, vitamin B, vitamin D, asam folat, vitamin, kalsium, serta beberapa jenis mineral lainnya. Semua nutrisi tersebut akan sangat membantu selama proses kehamilan.

2. Ketahui Kebutuhan Kalori Tiap Trimester

Salah satu cara efektif untuk menambah berat badan pada saat hamil, yaitu dengan mengetahui kebutuhan kalori pada setiap trimesternya. Setiap trimester akan membawa kondisi yang berbeda, sehingga kebutuhan akan kalori juga berbeda. 

Pada trimester pertama mungkin Anda belum membutuhkan tambahan kalori. Masuk pada trimester kedua, Anda membutuhkan sekitar 300 kalori setiap hari untuk tambahannya. Menginjak trimester ketiga kalori yang dibutuhkan naik menjadi 500 kalori per hari.

3. Meningkatkan Frekuensi Makan

Pada saat hamil mungkin akan mengalami perut begah, mual, atau nyeri perut. Hal ini bisa saja menjadi pemicu Anda jadi kurang berselera untuk makan. Untuk mengatasi hal ini cobalah pola makan dengan porsi kecil namun frekuensi yang lebih sering. 

Ubahlah ritme makan yang biasanya 3 kali sehari menjadi 5-6 kali dalam satu hari. Namun perlu diingat porsi yang digunakan adalah porsi kecil jangan porsi penuh. Dengan cara ini Anda akan tetap mendapatkan asupan yang cukup dan berat badan yang seimbang.

4. Variasikan Jenis Makanan dan Bentuk Sajiannya

Cara menaikkan berat badan bagi ibu hamil adalah dengan membuat variasi hidangan. Tujuannya adalah agar tubuh bisa mendapatkan nutrisi yang berbeda dan berbagai jenis makanan yang berbeda juga. 

Selain itu dengan variasi masakan juga akan menghindarkan ibu hamil dari rasa bosan untuk menyantap hidangan harian. Akan tetapi sangat disarankan untuk menghindari makanan mentah seperti sayuran mentah atau daging yang dimasak kurang matang.

5. Ukur Berat Badan Secara Rutin

Kontrol rutin selama hamil sangat penting untuk melihat perkembangan janin serta kesehatan ibu hamil. Pasa setiap kali kontrol, lakukan penimbangan berat badan agar terlihat apakah masih kurang atau sudah sesuai dengan target. 

Penting juga untuk mendiskusikan dengan dokter kandungan akan kekurangan berat badan yang Anda alami. Cek secara bertahap hingga berat badan telah mengalami kenaikan dan sesuai dengan yang seharusnya. 

Ketika hamil bukan hanya kesehatan Anda saja yang diperhatikan, namun juga perkembangan janin yang ada di kandungan. Kesesuaian berat badan dengan target yang seharusnya penting selama proses kehamilan. Jangan sampai janin mengalami kekurangan nutrisi atau terhambat perkembangannya.

Baca Juga : Cara Menaikkan Berat Badan Untuk Penderita Diabetes



Posting Komentar untuk "Cara Menaikkan Berat Badan Ibu Hamil"