Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

6 Kesalahan Cara Memilih Berat Beban Saat Fitness

Ada banyak aktivitas fitness yang bisa kamu lakukan di gym. Salah satunya adalah dengan latihan angkat beban. Tujuan dari latihan ini adalah membuat ototmu menjadi besar dan menambah kekuatan. Namun, ada kesalahan cara memilih berat beban saat fitness yang dialami para lifter.

Kesalahan memilih tersebut mengakibatkan banyak hal, termasuk gagalnya program fitnessmu. Risiko cedera, otot yang tidak berkembang, atau kekuatan tubuh yang tidak bertambah menjadi masalah yang kamu temui. Berikut adalah kesalahan memilih beban yang perlu kamu hindari.

Ragam Kesalahan Cara Memilih Berat Beban Saat Fitness

1. Tidak mengawali dengan mengukur kemampuan tubuh

Sebelum kamu bisa menjadi seorang yang pro dalam angkat beban, awali dengan fitness yang tidak menggunakan beban sama sekali. Tujuannya adalah untuk mengukur sejauh mana tubuh bisa kuat dalam angkat beban. Sayangnya, hal yang penting ini jarang diperhatikan terutama oleh pemula.

Kesalahan cara memilih berat beban saat fitness umumnya terjadi karena melewatkan hal ini. Pemula perlu membuat tubuhnya kuat terlebih dahulu dengan push-ups, squats dan berbagai workout lainnya. Untuk lebih fleksibel, yoga merupakan pilihan yang tepat.

Jika kamu memulai angkat beban tanpa pernah mengetahui seberapa kuat kemampuan dirimu, maka beban yang ringan pun akan terasa sangat berat. Di tengah latihan nantinya kamu akan terasa lelah. Workoutmu juga tidak akan bisa optimal dan tak menghasilkan apa-apa.

2. Beban yang terlalu berat

Beban yang kamu pilih harus dipastikan bisa membuatmu melakukan pengulangan gerak dalam hitungan tertentu. Pengulangan angkat beban biasanya berkisar antara 8, 12 hingga 15. Jika kamu tak bisa melakukannya secara utuh, artinya beban tersebut terlalu berat untuk tubuhmu.

Jika repetisi yang kamu inginkan adalah 12 gerakan, kamu boleh beristirahat sebentar di hitungan ke-8. Namun apabila setelah hitungan ke-8 kamu tak bisa melanjutkannya, jangan dipaksakan. Hal tersebut hanya akan membuat beban menjadi sumber cedera otot atau sendi.

Kamu perlu berhati-hati dengan jenis beban yang tak bisa kamu angkat. Terlalu memaksakan diri hanya akan membuat ototmu bekerja keras yang tidak seharusnya. Bagaimanapun, ototmu membutuhkan momentum untuk rileks dan tegang, terutama bagian bisepmu.

3. Beban yang terlalu ringan

Repetisi angkat beban memiliki ketentuan yang harus kamu ikuti. Jika kamu ingin memiliki tubuh yang kuat saja, maka akan berbeda dengan Repetisi yang bertujuan untuk membentuk otot. Kesalahan cara memilih berat beban saat fitness ini salah satunya adalah beban yang terlalu ringan.

Apa akibatnya jika bebannya terlalu ringan? Ototmu tak akan terbentuk seperti yang diinginkan karena tidak tertantang dengan beban yang diangkat. Hal ini akan membuat fitnessmu menjadi sia-sia. Kamu juga tidak tahu kemampuanmu yang sebenarnya dalam angkat beban.

Lalu bagaimana caranya untuk mengetahui jika beban terlalu ringan? Lakukan repetisi 8 atau 12 gerakan. Jika pada beberapa gerakan terakhir ototmu tidak merasakan apa-apa dan dirimu tak merasa butuh tenaga ekstra, maka beban yang kamu angkat terlalu ringan.

4. Tidak pernah exercise

Jangan pernah memikirkan penting dumbell apa barbel jika kamu adalah seorang pemula. Yang harus kamu lakukan adalah melakukan exercise terlebih dahulu kapanpun kamu akan melakukan angkat beban. Exercise akan membantu untuk terhindar dari kesalahan cara memilih berat beban saat fitness.

Otot dan kekuatanmu perlu merespon berat beban yang dipilih. Contohnya jika otot gluteusmu sangat kuat, mungkin beban yang kamu butuhkan adalah tipe squat atau deadlift. Atau jika ototmu masih lemah karena pernah cedera atau sebagai pemula, maka beban yang dipilih harus ringan.

Hal yang paling utama dari latihan angkat beban adalah membuat ototmu merasa tertantang. Jika tidak, maka program fitnessmu tidak akan maksimal. Apalagi kalau tujuan fitnessmu adalah memperkuat ototmu yang memang sudah terbentuk. Beban berat dibutuhkan untuk tujuan ini.

5. Tipe beban

Kesalahan cara memilih berat beban saat fitness yang umum adalah tipe beban yang tak sesuai. Jangan berpikir bahwa beban yang ada di gym hanya sebatas barbell dan dumbbell saja. Ada beberapa beban lain seperti sandbags dan kettlebells yang bisa kamu pilih.

Tipe beban akan berhubungan dengan keseimbangan tubuh saat memainkannya. Jika kamu memilih barbell, tubuhmu harus bisa membagi keseimbangan antara kemampuan angkat tangan kanan dan kiri. Jika tidak, salah satu tanganmu akan bekerja lebih ekstra dan menghasilkan nyeri.

Beban yang stabil adalah bermain dumbbell. Kamu membutuhkan dua dumbbell untuk diangkat oleh tangan kanan dan kiri, sehingga hasil workout lebih optimal bagi pemula. Penggunaan sandbag untuk latihan juga cukup baik apabila kamu memiliki tenaga ekstra untuk melakukannya.

6. Menyerah saat trial dan error

Untuk mengetahui beban yang cocok untuk latihanmu pun membutuhkan trial dan error. Kamu tak bisa langsung menemukan tipe beban dan berat beban yang sesuai hanya dalam sekali fitness. Sehingga kamu perlu bersabar dan tak menyerah jika memang angkat beban menjadi pilihanmu.

Kesalahan cara memilih beban saat fitness adalah cepat menyerah. Hal ini bisa terjadi karena banyak faktor seperti tak menemukan keseimbangan yang cocok, terlalu berat, atau bahkan terlalu ringan. Beban yang sesuai akan ditemukan berdasarkan pengalamanmu yang tidak terburu-buru.

Jika kamu sudah siap dengan beban yang lebih berat, kamu bisa menantang diri sendiri untuk melakukannya. Namun apabila rasa nyeri menyerang, tak ada salahnya jika kembali ke berat beban sebelumnya. Hindari memilih salah satu tipe beban saja dan terpengaruh para pro yang dilihat di internet.

Kamu bisa melakukan fitness angkat beban baik di gym maupun di rumah selamat alatnya sesuai dengan kebutuhanmu. Selain menghindari kesalahan cara memilih angkat beban saat fitness, kamu juga perlu sabar dalam trial dan errornya. Dengan begitu, program fitnessmu berjalan maksimal.

Baca Juga : 10 Kesalahan Pola Makan Bagi Pemain Fitnes


Posting Komentar untuk "6 Kesalahan Cara Memilih Berat Beban Saat Fitness"